Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 29 Apr 2026 21:54 WIB ·

Bukit Asam Pacu Proyek DME Tanjung Enim, Wujudkan Hilirisasi Batu Bara Bernilai Tinggi


 Bukit Asam Pacu Proyek DME Tanjung Enim, Wujudkan Hilirisasi Batu Bara Bernilai Tinggi Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id  – Pembangunan fasilitas hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Rabu (29/4/2026). Proyek ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah batu bara di dalam negeri.

Proyek DME tersebut diinisiasi oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan dijalankan melalui sinergi tiga badan usaha milik negara (BUMN), yakni Holding BUMN Pertambangan MIND ID, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), serta PT Pertamina (Persero).

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PT Bukit Asam Tbk, Turino Yulianto, mengatakan proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Proyek ini menggunakan clean coal technology, di mana emisinya dapat turun 30 hingga 40 persen dibandingkan batu bara dibakar secara langsung,” ujar Turino dalam acara groundbreaking.

Fasilitas DME yang dibangun di Kawasan Industri Tanjung Enim atau Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) itu dirancang untuk mengolah 7 juta ton batu bara kalori rendah per tahun menjadi 1,4 juta ton DME. Produksi tersebut setara dengan sekitar 1 juta ton liquefied petroleum gas (LPG) per tahun, sehingga berpotensi menekan impor LPG nasional.

Produk DME yang dihasilkan nantinya akan diserap oleh PT Pertamina (Persero) melalui subholding komersialnya, PT Pertamina Patra Niaga, untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain mendukung ketahanan energi, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. PTBA memperkirakan proyek tersebut mampu menyerap sekitar 5.380 tenaga kerja, terdiri dari 4.300 tenaga kerja pada tahap konstruksi dan sekitar 1.010 tenaga kerja pada fase operasional.

Turino menegaskan, perusahaan akan memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya dari Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat.

“Kami berkomitmen memastikan mayoritas tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, terutama dari Sumsel, Muara Enim, dan Lahat,” kata dia.

Pembangunan fasilitas ini akan menempati lahan seluas 585 hektare dan didukung pasokan listrik dari PLTU Sumsel-8 berkapasitas 2×660 megawatt (MW), yang merupakan pembangkit listrik mulut tambang terbesar di Asia Tenggara.

Lebih jauh, kawasan industri tersebut juga disiapkan sebagai pusat hilirisasi batu bara terintegrasi. Ke depan, PTBA berencana mengembangkan berbagai produk turunan lain, seperti Synthetic Natural Gas (SNG) hingga bahan bakar cair.

Turino menilai proyek ini menjadi tonggak penting dalam transformasi industri pertambangan Indonesia menuju industrialisasi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

“Hari ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi pertambangan Indonesia. Proyek ini akan menjadi yang pertama dalam mewujudkan industrialisasi di sektor batu bara,” ujar Turino. (Rim SMSI Lahat)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Mengenal Lebih Dekat Dr. Ema, Dari Meja Tata Usaha Hingga Memimpin Kejari Musi Rawas

3 Juni 2026 - 21:05 WIB

SKANDAL PROYEK PALI MELEDAK! WABUP DAN ASN SUMSEL TERJERAT GRATIFIKASI

3 Juni 2026 - 18:01 WIB

GEGER! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Kejagung Buru Aktor Lain

3 Juni 2026 - 17:03 WIB

BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI Berinisial IS Tiba di Kejati Sumsel, Dikawal Ketat Usai Dikabarkan Terjaring OTT

3 Juni 2026 - 16:25 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Lahat Sambangi Bank Sumsel Babel Bahas Agenda Strategis Organisasi

3 Juni 2026 - 12:03 WIB

Kantor BGN Digeledah Kejagung ! Usai Pucuk Pimpinan Dicopot Prabowo, Ada Apa Sebenarnya?

3 Juni 2026 - 11:58 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!