Lahat,Sahabatsiber.co.id — Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lahat beberapa hari lalu menghasilkan sejumlah nama bakal calon ketua. Salah satu figur yang mencuat dan masuk dalam bursa kandidat adalah Andriansyah.
Wakil Ketua I DPRD Lahat itu dinilai sebagai salah satu kader potensial yang siap berkontribusi penuh demi kemajuan partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang tersebut.
Dukungan terhadap Andriansyah pun mengalir dari sejumlah Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB di Kabupaten Lahat.
Dukungan tersebut tidak muncul tanpa alasan.
Selain dikenal sebagai kader berpengalaman, Andriansyah telah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Lahat dan aktif menyuarakan aspirasi masyarakat melalui Fraksi PKB. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan organisasi ke depan.
Di sisi lain, sosok Andriansyah dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang tenang, teduh, dan terukur. Saat ini ia juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Lahat.
Sikap tersebut dinilai mencerminkan kapasitasnya sebagai calon pemimpin masa depan yang mampu menjaga stabilitas dan arah perjuangan partai.
Dalam keterangannya, Andriansyah menegaskan komitmennya untuk tetap mengikuti keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sebagai otoritas tertinggi partai.
“Untuk saat ini, saya tetap menaati keputusan DPP PKB. Apa pun yang menjadi garis kebijakan, itu yang kami jalankan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas internal partai di tengah dinamika politik yang berkembang. Menurutnya, PKB Lahat tidak hanya menjadi wadah politik, tetapi juga ruang kebersamaan yang dibangun atas nilai kekeluargaan.
“Kondusivitas partai harus menjadi prioritas. Kita juga menjunjung tinggi etika politik. Di PKB Lahat ini, nilai kekeluargaan sangat kuat dan harus terus dijaga,” katanya.
Terkait lima nama bakal calon ketua yang diusulkan ke DPP PKB, Andriansyah meyakini bahwa DPP memiliki pertimbangan dan kriteria tersendiri dalam menentukan figur terbaik untuk memimpin DPC PKB Lahat.
Menurut dia, seluruh kandidat yang diusulkan memiliki kapasitas yang mumpuni. Namun, penilaian akhir tetap berada di tangan DPP dengan mempertimbangkan rekam jejak, kinerja, serta kontribusi terhadap partai.
“Semua kandidat memiliki peluang yang sama. Namun pada akhirnya, DPP tentu memiliki parameter yang jelas, baik dari sisi kinerja maupun prestasi dalam membangun partai,” ujarnya.
Di tengah dinamika Muscab yang masih terasa, sikap Andriansyah mencerminkan pendekatan politik yang sejuk dan berimbang. Ia menunjukkan bahwa proses politik tidak selalu identik dengan ketegangan, melainkan dapat dijalankan dengan menjunjung etika, menjaga marwah partai, serta merawat harmoni internal.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam menilai sosok pemimpin yang diharapkan mampu membawa PKB Lahat ke arah yang lebih baik di masa mendatang. (Rim SMSI Lahat)









