Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 3 Jun 2026 11:52 WIB ·

Wabup Pali Dan Satu Kepala Dinas Diamankan Kejati Sumsel, Dugaan Fee Proyek


 Wabup Pali Dan Satu Kepala Dinas Diamankan Kejati Sumsel, Dugaan Fee Proyek Perbesar

Palembang,Sahabatsiber.co.id  – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan bergerak cepat. Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT bersama satu Kepala Dinas Kabupaten PALI dikabarkan diamankan terkait dugaan kasus suap fee proyek yang tengah diusut penyidik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, IT diamankan saat berada di rumah dinasnya di Kabupaten PALI. Sementara satu Kepala Dinas PALI diamankan tim Kejati di Palembang dalam operasi yang dilakukan pada hari yang sama.

Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Kantor Kejati Sumsel untuk menjalani pemeriksaan intensif. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penyidik tengah membongkar dugaan praktik suap proyek yang diduga melibatkan pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.

Tak hanya mengamankan dua pejabat tersebut, tim Kejati Sumsel juga bergerak di sejumlah lokasi berbeda untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam perkara tersebut. Operasi senyap itu sontak menjadi perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi terkait proyek yang sedang diselidiki.

Kepala Kejati Sumsel, Ketut Sumedana, membenarkan adanya pengamanan terhadap kedua pejabat tersebut. Menurutnya, keduanya masih menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik.

“Benar, ada pengamanan terhadap dua orang tersebut. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Kejati Sumsel,” ujar Ketut.

Meski demikian, Kejati belum mengungkap secara rinci proyek yang menjadi objek perkara. Penyidik masih melakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti guna mengungkap konstruksi kasus secara menyeluruh.

“Dugaan sementara terkait suap fee proyek. Kami masih melakukan pendalaman dan akan menyampaikan perkembangan selanjutnya setelah pemeriksaan selesai,” katanya.

Ketut menegaskan, penyidikan tidak akan berhenti pada dua nama yang telah diamankan. Kejati Sumsel membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terseret apabila ditemukan bukti keterlibatan dalam perkara tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan. Jika ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat tinggi daerah. Publik kini menanti hasil pemeriksaan Kejati Sumsel untuk mengetahui sejauh mana dugaan praktik suap fee proyek tersebut serta siapa saja pihak yang berpotensi ikut terseret dalam pusaran kasus ini. (Rim SMSI Lahat)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Penguatan Layanan Hemodialisis, Pemkab Lahat Serahkan SK Mutasi 29 Perawat ke RSUD

24 Juni 2026 - 14:23 WIB

Geger Seru dan Penuh Semangat! Wakil B upati Lahat Resmikan Lomba Bidar Mini yang Membakar Semangat Hari Jadi ke-157

13 Juni 2026 - 17:51 WIB

WIDIA NINGSIH RESMI NAHKODAI PKB LAHAT, SIAP KONSOLIDASI BESAR DAN BIDIK KEMENANGAN POLITIK 2029

11 Juni 2026 - 15:55 WIB

KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati

8 Juni 2026 - 19:31 WIB

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan, Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT

8 Juni 2026 - 17:25 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Adi Candra Nahkodai PWI Empat Lawang Periode 2026-2029

4 Juni 2026 - 13:24 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!