Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 27 Apr 2026 12:18 WIB ·

Widia Ningsih Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah, Tekankan Integritas Kepala Sekolah


 Widia Ningsih Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah, Tekankan Integritas Kepala Sekolah Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id  — Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., menegaskan larangan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan di bawah Pemerintah Kabupaten Lahat. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri peringatan HUT ke-47 SMP Negeri 1 Kota Agung, Senin (27/4/26).

Dalam arahannya kepada para guru dan kepala sekolah, Widia meminta seluruh tenaga pendidik menjaga integritas serta tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun di luar ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran tersebut.

“Tidak boleh ada pungli. Kalau ada laporan dan terbukti, akan kami tindak tegas, termasuk evaluasi hingga pencopotan jabatan,” kata Widia.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya pernah melakukan penindakan terhadap kepala sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran etika jabatan, termasuk dugaan permintaan imbalan terkait penempatan posisi. Menurutnya, hal tersebut menjadi peringatan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

Widia menegaskan bahwa proses pengangkatan kepala sekolah saat ini dilakukan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan melalui praktik transaksional.

Terkait kegiatan sekolah seperti perpisahan, ia memperbolehkan adanya penggalangan dana melalui proposal kepada wali murid, namun dengan syarat tidak menentukan besaran nominal dan tidak bersifat memaksa.

“Silakan ajukan proposal, tetapi tidak boleh ada paksaan atau penetapan angka. Harus disesuaikan dengan kemampuan orang tua siswa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya praktik pengumpulan dana dari orang tua untuk pembangunan fasilitas sekolah. Widia menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kalau untuk pembangunan sekolah, itu bukan dibebankan ke orang tua. Ajukan sesuai mekanisme, pemerintah yang akan menganggarkan,” katanya.

Widia  juga mengajak seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk menjaga lingkungan pendidikan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungli, demi menciptakan sistem pendidikan yang berintegritas di Kabupaten Lahat. (Rim SMSI)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Mengenal Lebih Dekat Dr. Ema, Dari Meja Tata Usaha Hingga Memimpin Kejari Musi Rawas

3 Juni 2026 - 21:05 WIB

SKANDAL PROYEK PALI MELEDAK! WABUP DAN ASN SUMSEL TERJERAT GRATIFIKASI

3 Juni 2026 - 18:01 WIB

GEGER! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Kejagung Buru Aktor Lain

3 Juni 2026 - 17:03 WIB

BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI Berinisial IS Tiba di Kejati Sumsel, Dikawal Ketat Usai Dikabarkan Terjaring OTT

3 Juni 2026 - 16:25 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Lahat Sambangi Bank Sumsel Babel Bahas Agenda Strategis Organisasi

3 Juni 2026 - 12:03 WIB

Kantor BGN Digeledah Kejagung ! Usai Pucuk Pimpinan Dicopot Prabowo, Ada Apa Sebenarnya?

3 Juni 2026 - 11:58 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!