Kabupaten Bekasi,Sahabatsiber.co.id –Polres Metro Bekasi bersama TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN/BNK) Kabupaten Bekasi menggelar operasi terpadu untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Bekasi, Senin malam (19/10/2026).
Operasi yang meliputi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Operasi Kepolisian Jalanan (OKJ), dan patroli skala besar tersebut melibatkan 93 personel gabungan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Polres Metro Bekasi pada pukul 21.00 WIB. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo.
Personel yang dikerahkan terdiri atas anggota Polres Metro Bekasi, Subdenpom Jaya/2-3 Kabupaten Bekasi, serta BNN/BNK Kabupaten Bekasi. Turut hadir Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, sejumlah pejabat utama kepolisian, dan perwira pengendali operasi.
Dalam arahannya, Andi menegaskan bahwa operasi tersebut difokuskan pada kawasan yang terindikasi rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Petugas juga diarahkan untuk menindak pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut sesuai dengan ketentuan hukum.
Ia menginstruksikan seluruh personel agar bertindak tegas, terukur, dan profesional. Meski demikian, pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat tetap harus dikedepankan.
Sebelum menuju lokasi sasaran, personel menerima pengarahan mengenai pembagian tugas, pola pergerakan, koordinasi lintas satuan, serta prosedur pengamanan. Petugas disiapkan untuk melakukan penyisiran dan pemeriksaan secara selektif berdasarkan informasi dan indikasi awal yang dimiliki.
Kapolres juga menekankan bahwa setiap pemeriksaan, penggeledahan, dan tindakan penegakan hukum harus dilakukan sesuai prosedur serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, keselamatan masyarakat dan personel menjadi perhatian selama operasi berlangsung. Petugas diminta menghindari tindakan berlebihan dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai aturan, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Metro Bekasi turut dilibatkan dalam pengawasan internal terhadap personel di lapangan.
Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba
Operasi terpadu ini menjadi bagian dari upaya Polres Metro Bekasi bersama TNI dan BNN/BNK Kabupaten Bekasi untuk memperkuat pencegahan, deteksi dini, serta penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Aparat juga menaruh perhatian terhadap potensi peredaran narkoba di kawasan permukiman yang dapat mengancam keselamatan warga, merusak masa depan generasi muda, dan memicu gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Polres Metro Bekasi menegaskan bahwa kegiatan penertiban menyasar aktivitas yang diduga melanggar hukum, bukan untuk memberikan stigma negatif kepada masyarakat maupun lingkungan permukiman yang menjadi sasaran operasi.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya memperkuat pengawasan wilayah dan menekan potensi peredaran narkotika guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Polres Metro Bekasi juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang sesuai ketentuan hukum.
Sinergi antara TNI, Polri, BNN, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan narkoba serta mewujudkan Kabupaten Bekasi yang aman dan terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika. (RYN)










