Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 4 Feb 2026 14:45 WIB ·

HPN 2026 : Produk Pres Yang Dikeluarkan Harus Memenuhi Unsur Cover Both Sides Atau Berimbang


 HPN 2026 : Produk Pres Yang Dikeluarkan Harus  Memenuhi  Unsur Cover Both Sides Atau Berimbang Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id  – Tantangan pers dan perusahaan media semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi saat ini. Media mainstream saat ini memang kalah cepat dengan warga dalam menyampaikan informasi dasar.

Namun, ada perbedaan mendasar yang tidak dapat disajikan publik, karena tidak bisa memenuhi unsur 5W+1H. Berikut verifikasi dan konfirmasi kepada pihak berwenang.

Untuk itulah, menjaga kepercayaan publik menjadi penting. Mengingat banyak informasi yang berseliweran, tapi tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Terlebih, informasi itu tidak melalui tahap verifikasi dan akurasi data yang benar.

Oleh sebab itu, insan pers maupun lembaga media harus tetap melakukan upaya verifikasi lebih ketat, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Muchtarim Pemred Media Sahabatsiber.co.id dan juga pengurus PWI Sumsel bidang wartawan daerah Indonesia (PWI) mengatakan, perkembangan teknologi informasi membuat dunia pers juga mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Tak jarang perusahaan media yang memilih bertransformasi menjadi media multiplatform.

Tidak hanya menekuni satu media saja. Ditambah semakin maraknya media sosial yang dapat digunakan oleh masyarakat umum.

Oleh sebab itu, pelaku pers memiliki tantangan untuk memberikan informasi yang akurat. Sesuai dengan kaidah jurnalistik dan kode etik yang berlaku.

Sehingga dapat menghindarkan dari informasi yang dapat memecah belah bangsa. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah termakan hoax, dengan cara melakukan cek ulang informasi tersebut.

“Kalau berkaitan dengan suatu institusi, lebih baik dicek ke akun resmi atau layanan pengaduan itu. Sebelum di-share kembali,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Tahrim ini juga menyayangkan adanya media yang mengeluarkan produk berita hanya berdasarkan unggahan yang bertebaran di media sosial.

Tanpa melakukan verifikasi atau konfirmasi kepada pihak terkait.

Padahal menurutnya, produk pers yang dikeluarkan harus memenuhi unsur cover both sides atau berimbang.

Hanya karena rame di medsos, tiba-tiba sudah jadi berita,” imbuhnya.

Pola pemberitaan seperti itu juga dinilai merugikan bagi masyarakat.

Sebab, tidak mendapatkan informasi yang utuh. Meski sebenarnya perusahaan media memiliki kewajiban untuk memberikan hak jawab kepada pihak yang terlibat.

Namun, pemberitaan yang muncul kedua biasanya kurang diminati bahkan tidak dibaca

Wartawan harus maksimal dalam melakukan verifikasi dan konfirmasi, sehingga berita yang diterbitkan oleh perusahaan media benar-benar akurat,” tegasnya.

Tema hari HPN tahun 2026 yang jatuh pada tanggal Febuari
“Pers Sehat Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat” menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital. (Ir22)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Kadispora Lahat Hasperi Susanto “Gaspol” Bangun Sinergi, Awali Langkah dengan Silaturahmi Strategis

23 April 2026 - 21:32 WIB

Disdikbud Lahat Lepas Hasperi Susanto, Niel Aldrin: Dedikasi Tak Akan Terlupakan

23 April 2026 - 20:52 WIB

Kasi Datun Ahmad Muzayyin Pimpin Pemulihan Rp1,6 Miliar, Kejari Lahat Dampingi PUPR Tuntaskan Temuan BPK

23 April 2026 - 13:57 WIB

Diduga Tak Sebanding Anggaran, Kontraktor MPP Lahat Disebut “Alergi” Wartawan

23 April 2026 - 11:50 WIB

Polres Lahat Resmikan Kedai APDOL, Dorong Ekonomi Kreatif Driver Ojek

23 April 2026 - 09:52 WIB

Tongkat Komando Dandim 0405/Lahat Berganti, Suasana Hangat Warnai Pisah Sambut di Pendopo Bupati

22 April 2026 - 23:27 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!