Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 23 Apr 2026 11:50 WIB ·

Diduga Tak Sebanding Anggaran, Kontraktor MPP Lahat Disebut “Alergi” Wartawan


 Diduga Tak Sebanding Anggaran, Kontraktor MPP Lahat Disebut “Alergi” Wartawan Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id  — Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Plaza Lematang, Kabupaten Lahat, menuai kritik dari masyarakat. Proyek yang disebut menelan anggaran sekitar Rp 24  miliar itu dinilai tidak sebanding dengan hasil pembangunan di lapangan.

Azhar, warga Pasar Bawah, Kamis (23/6), mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi bangunan MPP tersebut. Menurut dia, proyek itu bukan pembangunan dari awal, melainkan hanya perbaikan atau rehabilitasi gedung yang sudah ada sebelumnya.

“Bangunan itu sebelumnya sudah ada, bukan dibangun baru. Untuk ukuran rehabilitasi, anggaran Rp 16 Miliyar untuk Gedung MPP dan jogging track 8 Miliyar  dan fasilitas pendukung lainnya. Dengan  hasil seperti itu tentu tidak sesuai,” ujar Azhar.

Ia juga menyoroti kondisi bangunan yang dinilai belum sepenuhnya siap digunakan, meskipun proses serah terima antara pihak perusahaan dan pemerintah daerah telah dilakukan. Sejumlah titik kebocoran, kata dia, masih ditemukan di dalam gedung.

“Terdapat beberapa titik kebocoran di MPP tersebut. Ini tentu menjadi tanda tanya, meskipun masih dalam masa pemeliharaan,” katanya.

Sementara itu, pihak kontraktor dari PT Sejahtera Intercon enggan memberikan penjelasan rinci terkait pengerjaan proyek tersebut. Perwakilan kontraktor yang tidak bersedia disebutkan namanya menyatakan bahwa pihaknya tidak lagi terlibat dalam proyek tersebut.

“PT BA hanya menyediakan gedung. Untuk fasilitas pendukung merupakan tugas Pemerintah Kabupaten Lahat. Kami sudah tidak lagi terlibat,” ujarnya.

Terkait adanya kebocoran, ia menyebut kondisi tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu bukan lagi menjadi tanggung jawab kontraktor.

Di sisi lain, Kepala Bappeda Lahat Feriansyah Eka Putra mengatakan, sesuai perjanjian awal, pemerintah daerah hanya menerima hasil pembangunan berupa gedung.

“Jika ada kekurangan, itu menjadi bagian komunikasi antara PT BA dan kontraktor,” ujarnya.

Feriansyah juga mengakui masih ada sejumlah fasilitas yang akan dilengkapi, seperti pagar dan sarana pendukung lainnya. Namun, ia belum dapat memastikan sumber anggaran untuk penyelesaian fasilitas tersebut.

“Apakah menggunakan APBD atau bantuan CSR dari perusahaan lain, itu masih belum dipastikan,” katanya. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kasi Datun Ahmad Muzayyin Pimpin Pemulihan Rp1,6 Miliar, Kejari Lahat Dampingi PUPR Tuntaskan Temuan BPK

23 April 2026 - 13:57 WIB

Polres Lahat Resmikan Kedai APDOL, Dorong Ekonomi Kreatif Driver Ojek

23 April 2026 - 09:52 WIB

Tongkat Komando Dandim 0405/Lahat Berganti, Suasana Hangat Warnai Pisah Sambut di Pendopo Bupati

22 April 2026 - 23:27 WIB

Bupati Lahat Buka TMMD ke-128, Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Kikim Timur

22 April 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Lahat Resmikan MPP, Terima Bantuan TJSL PT Bukit Asam Senilai Rp24,47 Miliar

22 April 2026 - 16:33 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala Dinas PUPR Lahat Langsung Tancap Gas Perbaiki Infrastruktur

22 April 2026 - 13:12 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!