Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 26 Okt 2026 14:29 WIB ·

Dinkes Kota Bekasi Tunggu Hasil Audit Medis Terkait Penanganan Pasien Sinta


 Dinkes Kota Bekasi Tunggu Hasil Audit Medis Terkait Penanganan Pasien Sinta Perbesar

Bekasi,Sahabat siber.co.Id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menyampaikan penjelasan terkait penanganan pasien bernama Sinta yang meninggal dunia pada 13 Oktober 2026 setelah menjalani perawatan di RS Ananda Bekasi dan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM).

Menanggapi perhatian publik, Dinkes Kota Bekasi menegaskan penanganan perkara medis perlu didasarkan pada data klinis yang utuh dan hasil pemeriksaan berwenang.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, Fahri, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit medis dari kedua rumah sakit tersebut. Dinkes juga akan meminta kronologi resmi dari komite medis masing-masing rumah sakit.

“Kami menunggu audit medis dari kedua rumah sakit karena harus berbasis rekam medis secara utuh. Kami juga akan meminta kronologi resmi dari komite medis RS Ananda dan RSUD CAM,” ujar Fahri saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Menurut Fahri, penanganan yang melibatkan tindakan pembedahan dan proses rujukan antar rumah sakit memerlukan verifikasi secara objektif dan komprehensif. Penilaian tidak dapat dilakukan secara terburu-buru tanpa telaah rekam medis.

“Beri ruang bagi tim medis untuk memverifikasi fakta medisnya terlebih dahulu, agar penjelasan nantinya berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dinkes menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus mendorong peningkatan mutu pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Terkait kemungkinan tindak lanjut, Fahri menyampaikan pihaknya akan menunggu hasil verifikasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, keluarga pasien menyampaikan duka atas meninggalnya Sinta setelah menjalani operasi sesar di RS Ananda Bekasi. Berdasarkan keterangan keluarga, Sinta sempat menjalani masa pemulihan, kemudian mengalami keluhan nyeri perut dan mendapatkan penanganan lanjutan di RSUD CAM Kota Bekasi.

Pada 12 Oktober 2026, kondisi Sinta dilaporkan memburuk dan menjalani tindakan operasi darurat. Sehari kemudian, 13 Oktober 2026, Sinta dinyatakan meninggal dunia. Rangkaian klinis tersebut masih menunggu penjelasan resmi berdasarkan hasil audit medis.

Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan akan menempuh upaya hukum sebagai bagian dari pencarian kejelasan. Upaya tersebut merupakan hak keluarga dan proses pembuktiannya tetap berada pada kewenangan pihak berwenang.

Dinkes berharap hasil audit medis dari RS Ananda Bekasi dan RSUD CAM dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai rangkaian penanganan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penguatan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan di Kota Bekasi. (Ryn)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Jakarta Siaga Macet, 1.249 Personel Lantas Diterjunkan Kawal 4 Titik Demo Panas Hari Ini

28 Oktober 2026 - 12:33 WIB

53 Titik Demo Membara Di Jakarta Hari Ini, Kapolda Metro Jaya Turun Perintah Keras: Wajib Humanis, Jangan Represif

28 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Evaluasi Antikorupsi di Pemkab Lahat Berakhir Bungkam: KPK dan Bupati Tak Bicara

28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Pelajar Bekasi Mau Demo ke Jakarta? Polres Langsung Sekat di 4 Titik Ini

28 Oktober 2026 - 10:42 WIB

98 Tahun Sumpah Pemuda Membara, Kapolres Bekasi Kota Wanti-wanti Keras: Jangan Libatkan Pelajar ke Aksi Jakarta

28 Oktober 2026 - 09:24 WIB

SUMPAH PEMUDA, SUMPAH YANG DIINGKARI NEGARA?

28 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!