Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 23 Okt 2026 16:23 WIB ·

Dilantik KDM Di Gedung Pakuan, Asep Surya Atmaja Resmi Jadi Bupati Bekasi, Pesan Keras: Sungai Keruh, Sampah Berantakan, Anggaran Rp 2 Triliun Jangan Ngendap


 Dilantik KDM Di Gedung Pakuan, Asep Surya Atmaja Resmi Jadi Bupati Bekasi, Pesan Keras: Sungai Keruh, Sampah Berantakan, Anggaran Rp 2 Triliun Jangan Ngendap Perbesar

Bandung,Sahabatsiber.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi melantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Ade Kuswara Kunang. Pelantikan digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/26).

Usai dilantik, Asep langsung mendapat PR besar dari Gubernur yang akrab disapa KDM itu. Bukan pesan basa-basi, melainkan perintah tegas untuk bereskan Kabupaten Bekasi secara totalitas.

KDM menyoroti wajah Kabupaten Bekasi yang dinilai masih semrawut, mulai dari sungai keruh, sampah berserakan, hingga tata ruang yang tidak beraturan.

“Harus segera menata Kabupaten Bekasi secara totalitas, karena sungainya keruh, sampah di mana-mana, dan tata ruang yang tidak beraturan,” tegas Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi, Pemprov Jabar saat ini sedang merevisi dan menyelaraskan tata ruang wilayah se-Jawa Barat agar pembangunan lebih adil dan merata.

Ia tidak ingin ada kesenjangan mencolok antara kawasan yang dikelola swasta yang rapi dan tertata, dengan kawasan yang dikelola pemerintah yang justru berantakan.

“Sekarang Pemprov Jabar lagi mengubah tata ruangnya untuk diselaraskan, sehingga tidak boleh ada disparitas. Tidak boleh yang pemerintah kelola itu berantakan, sedangkan yang swasta tertib, rapi, dan tertata,” ujarnya.

Soroti SiLPA Rp 1-2 Triliun Tapi Sekolah Rusak

Tak hanya soal tata ruang, KDM juga menyoroti pelayanan dasar. Ia menyebut banyak sekolah SD, SMP, TK rusak dan layanan puskesmas tidak optimal di Kabupaten Bekasi.

Ironisnya, kondisi itu berbanding terbalik dengan kondisi keuangan daerah. Data Pemprov mencatat, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Bekasi setiap tahun tembus Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun.

“Kelemahan Kabupaten Bekasi itu sekolah banyak yang rusak, layanan puskesmas kurang optimal. Tapi rata-rata SiLPA-nya itu Rp 1 sampai 2 triliun. Satu sisi banyak infrastruktur yang harus dibangun, ini yang saya tekankan enggak boleh lagi ada SiLPA,” ucap Dedi.

KDM pun memerintahkan Bupati baru untuk mengoptimalkan anggaran untuk rakyat, bukan disimpan.

“Ke depan puskesmas harus ada biaya yang cukup, tata rumah sakitnya, rapikan sekolah-sekolah SD dan SMP serta TK,” tuturnya.

Meski mengkritik keras, KDM mencatat ada angin segar. Dalam Rancangan APBD Perubahan 2026, Kabupaten Bekasi sudah mulai menaikkan porsi belanja infrastruktur di atas 7 persen.

KDM berjanji akan mengawal langsung kinerja Asep Surya Atmaja.”Sudah ada perubahan dan saya monitor tiap hari pergerakan bupatinya, dan saya mendampingilah agar dia mau melakukan langkah-langkah penanganan secara cepat,” pungkasnya. (Rob)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Jakarta Siaga Macet, 1.249 Personel Lantas Diterjunkan Kawal 4 Titik Demo Panas Hari Ini

28 Oktober 2026 - 12:33 WIB

53 Titik Demo Membara Di Jakarta Hari Ini, Kapolda Metro Jaya Turun Perintah Keras: Wajib Humanis, Jangan Represif

28 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Evaluasi Antikorupsi di Pemkab Lahat Berakhir Bungkam: KPK dan Bupati Tak Bicara

28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Pelajar Bekasi Mau Demo ke Jakarta? Polres Langsung Sekat di 4 Titik Ini

28 Oktober 2026 - 10:42 WIB

98 Tahun Sumpah Pemuda Membara, Kapolres Bekasi Kota Wanti-wanti Keras: Jangan Libatkan Pelajar ke Aksi Jakarta

28 Oktober 2026 - 09:24 WIB

SUMPAH PEMUDA, SUMPAH YANG DIINGKARI NEGARA?

28 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!