Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 2 Feb 2026 14:45 WIB ·

Bupati Lahat Bursah Zarnubi : Sebelum Ramadhan Warung Remang Remang Di Lahan PT KAI Merusak Citra Kabupaten Lahat Segera Dibersihkan


 Bupati Lahat Bursah Zarnubi : Sebelum Ramadhan Warung Remang Remang Di Lahan PT KAI Merusak Citra Kabupaten Lahat Segera Dibersihkan Perbesar

Bupati Lahat tegaskan warung remang remang yang berada di Lahan PT KAI merusak moral masyarakat dan citra Kabupaten Lahat.

Lahat,Sahabatsiber.co.id  — Keberadaan kafe remang-remang di Kabupaten Lahat mulai menyusut seiring meningkatnya penolakan dari masyarakat. Sejumlah warga di berbagai wilayah bahkan memilih bertindak tegas dengan melakukan penutupan paksa terhadap kafe yang berkedok warung asmara.

Aksi serupa sebelumnya terjadi di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, disusul Kecamatan Kikim Barat, hingga Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang. Namun, kondisi berbeda justru masih terlihat di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur. Di wilayah ini, kafe remang-remang masih berdiri dan beroperasi seperti biasa.

Situasi tersebut memicu kemarahan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Ia menilai keberadaan kafe remang-remang bukan hanya merusak moral masyarakat, tetapi juga mencoreng citra Kabupaten Lahat.

“Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Saya yakin tempat itu bukan hanya jadi lokasi maksiat, tapi juga rawan peredaran miras dan narkoba. Padahal kita sudah menyatakan perang terhadap narkoba,” tegas Bursah, Senin (2/2/2026).

Bupati mengungkapkan, dari hasil pantauannya, sejumlah kafe tersebut berdiri di lokasi strategis, bahkan berada di dekat rel kereta api dan persis di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Lokasi yang dilewati banyak orang itu dinilai sangat tidak pantas dijadikan pusat hiburan malam.

Menurut Bursah, aktivitas di kafe-kafe tersebut tak hanya sebatas karaoke, tetapi kuat dugaan menjadi tempat peredaran minuman keras, narkoba, hingga praktik prostitusi.

“Keberadaan kafe remang-remang itu sama sekali tidak membawa keuntungan bagi masyarakat Lahat. Justru merusak. Maka harus ditertibkan, harus ditutup,” katanya dengan nada tegas.

Secara khusus, Bursah Zarnubi meminta agar lahan milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang digunakan sebagai lokasi bangunan liar segera dibersihkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Sebelum Ramadhan, tanah-tanah PT KAI harus bebas dari bangunan liar yang digunakan untuk warung remang-remang. Kami tidak ingin PT KAI ikut berkontribusi merusak akhlak warga Lahat,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyatakan pihaknya tengah melakukan pengecekan terkait status lahan kafe remang-remang di Desa Muara Lawai.

“Kami akan menelusuri terlebih dahulu apakah lokasi bangunan tersebut memang masuk dalam aset PT KAI atau tidak. Saat ini masih kami koordinasikan dengan unit terkait,” jelas Aida.

Pemerintah Kabupaten Lahat menegaskan akan terus mendorong penertiban demi menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana kondusif menjelang bulan Ramadhan. (Ir22)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Kejari Lahat Berhasil Pulihkan Keuangan Daerah Rp 2,18 Milyan

6 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Penguatan Layanan Hemodialisis, Pemkab Lahat Serahkan SK Mutasi 29 Perawat ke RSUD

24 Juni 2026 - 14:23 WIB

Geger Seru dan Penuh Semangat! Wakil B upati Lahat Resmikan Lomba Bidar Mini yang Membakar Semangat Hari Jadi ke-157

13 Juni 2026 - 17:51 WIB

WIDIA NINGSIH RESMI NAHKODAI PKB LAHAT, SIAP KONSOLIDASI BESAR DAN BIDIK KEMENANGAN POLITIK 2029

11 Juni 2026 - 15:55 WIB

KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati

8 Juni 2026 - 19:31 WIB

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan, Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT

8 Juni 2026 - 17:25 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!