Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 8 Apr 2026 11:49 WIB ·

Tragedi Lahat: Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung, Judi Slot Diduga Jadi Pemicu


 Tragedi Lahat: Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung, Judi Slot Diduga Jadi Pemicu Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id — Sebuah tragedi yang sulit diterima akal sehat mengguncang Kabupaten Lahat. Seorang anak tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, memutilasi jasadnya, lalu berusaha mengubur jejak kejahatan itu dalam diam.

Korban, S.A (63), bukan ditemukan begitu saja. Ia “menghilang” selama hampir sepekan—seolah lenyap tanpa jejak—hingga akhirnya kecurigaan keluarga membuka pintu menuju kenyataan yang jauh lebih mengerikan.

Semua bermula dari informasi warga tentang aktivitas mencurigakan: penggalian tanah di kebun milik korban, yang disebut-sebut dilakukan atas permintaan seseorang. Nama itu kemudian mengarah pada A.F—yang tak lain adalah anak kandung korban sendiri.

Saat tanah yang baru ditimbun itu dibongkar ulang, tak ada lagi ruang untuk menyangkal.
Tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia ditemukan.

Bukan sekadar pembunuhan. Ini adalah upaya menghapus jejak dengan cara yang dingin dan terencana.

Pelaku sempat melarikan diri. Namun pelariannya tak berlangsung lama. Tim Jagal Bandit Polres Lahat bergerak cepat dan berhasil meringkus A.F, mengakhiri pelarian sekaligus membuka fakta yang lebih mencengangkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, motif yang terungkap bukan soal dendam lama atau konflik keluarga klasik. Ini soal candu.
Pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa ibunya sendiri karena terjerat judi online jenis slot—sebuah kebiasaan yang awalnya dianggap hiburan, namun perlahan berubah menjadi jerat yang menghancurkan.

Tekanan ekonomi, kekalahan beruntun, dan ketergantungan yang tak terkendali disebut menjadi pemicu. Dalam kondisi terdesak, akal sehat runtuh—dan yang menjadi korban adalah orang yang paling dekat: ibunya sendiri.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK., MIK, melalui jajaran Humas memastikan pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pendalaman,” demikian keterangan kepolisian.

Namun kasus ini tidak berhenti pada satu pelaku.
Tragedi ini menampar lebih luas:
bagaimana judi online—khususnya slot—telah menyusup hingga ke ruang keluarga, merusak dari dalam, dan dalam kasus ekstrem, berujung pada hilangnya nyawa.

Di banyak sudut Sumatera Selatan, fenomena ini bukan lagi rahasia. Dari warung kopi hingga layar ponsel pribadi, slot online menjalar tanpa kontrol yang nyata. Uang habis, utang menumpuk, emosi meledak—dan sering kali, semua itu terjadi dalam diam.

Kasus di Lahat ini menjadi salah satu wajah paling brutal dari dampak tersebut.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Lahat untuk proses autopsi. Sementara itu, penyidik terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain, termasuk menelusuri jejak aktivitas pelaku sebelum kejadian.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

Namun satu hal sulit dibantah:
ini bukan sekadar kasus kriminal.
Ini adalah alarm keras—bahwa ketika candu dibiarkan tumbuh tanpa kendali, yang hancur bukan hanya pelakunya, tapi juga keluarga, bahkan nyawa.

Di Lahat, seorang ibu telah menjadi korban.
Dan di baliknya, ada pertanyaan yang belum selesai: berapa banyak lagi yang harus jatuh sebelum ini benar-benar dianggap darurat? (Rim)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

Baca Lainnya

Penguatan Layanan Hemodialisis, Pemkab Lahat Serahkan SK Mutasi 29 Perawat ke RSUD

24 Juni 2026 - 14:23 WIB

Geger Seru dan Penuh Semangat! Wakil B upati Lahat Resmikan Lomba Bidar Mini yang Membakar Semangat Hari Jadi ke-157

13 Juni 2026 - 17:51 WIB

WIDIA NINGSIH RESMI NAHKODAI PKB LAHAT, SIAP KONSOLIDASI BESAR DAN BIDIK KEMENANGAN POLITIK 2029

11 Juni 2026 - 15:55 WIB

KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati

8 Juni 2026 - 19:31 WIB

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan, Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT

8 Juni 2026 - 17:25 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Adi Candra Nahkodai PWI Empat Lawang Periode 2026-2029

4 Juni 2026 - 13:24 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!