Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 2 Jun 2026 15:29 WIB ·

Drama Begal Fiktif Terbongkar! Ayah dan Anak Nekat Rekayasa Perampokan Demi Hindari Cicilan Motor


 Drama Begal Fiktif Terbongkar! Ayah dan Anak Nekat Rekayasa Perampokan Demi Hindari Cicilan Motor Perbesar

Lahat,Sahabatsiber.co.id – Fakta mengejutkan terungkap di balik laporan dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan dan membuat warga Kabupaten Lahat waswas.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, Polres Lahat berhasil membongkar bahwa peristiwa yang dilaporkan tersebut ternyata hanyalah rekayasa yang dibuat oleh dua orang pelaku yang masih memiliki hubungan darah, yakni ayah dan anak.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik karena informasi yang beredar menyebutkan adanya aksi begal di wilayah Jalan Daimotik, Kecamatan Gumay Talang, Endikat Ilir. Namun, hasil penyelidikan aparat membuktikan bahwa kejadian tersebut tidak pernah terjadi.
Kanit Reskrim Polres Lahat saat dikonfirmasi pada Selasa (02/06/2026) mengungkapkan bahwa laporan palsu seperti ini sangat berbahaya karena dapat memicu kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat.

“Informasi pembegalan tentu membuat masyarakat khawatir. Untungnya kasus ini berhasil kami ungkap. Jika tidak diselidiki secara mendalam, cerita tersebut bisa saja dipercaya begitu saja,” ujarnya

Polres Lahat pun memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mencoba membuat laporan palsu dengan alasan apa pun. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga menyita waktu dan sumber daya aparat yang seharusnya digunakan untuk menangani kasus-kasus kriminal yang nyata.

“Jika terbukti memberikan laporan palsu, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini tidak bisa dianggap main-main karena dampaknya luas dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui motif di balik rekayasa tersebut adalah masalah ekonomi. Kedua pelaku mengaku sudah tidak sanggup lagi membayar angsuran sepeda motor Honda Genio yang mereka miliki.

Untuk menghindari kewajiban tersebut, mereka kemudian menyusun skenario seolah-olah menjadi korban pembegalan.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, SIK., MIK melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani, S.Pd., SH yang disampaikan Kanit Pidum Iptu Budi Agus, SE menjelaskan bahwa pengakuan para pelaku mengarah pada upaya sengaja menyesatkan aparat penegak hukum.

“Motifnya karena kesulitan ekonomi. Mereka mengaku tidak mampu lagi membayar kredit kendaraan sehingga membuat laporan palsu dengan cerita menjadi korban begal,” ungkapnya.

Adapun kedua terduga pelaku diketahui merupakan warga Kabupaten Musi Rawas dan merupakan ayah serta anak yang secara bersama-sama melaporkan kehilangan motor akibat pembegalan yang ternyata tidak pernah terjadi.

Saat ini Polres Lahat tengah merampungkan proses hukum dan berencana menetapkan keduanya sebagai tersangka atas dugaan memberikan laporan palsu kepada pihak kepolisian.

Polres Lahat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Apabila benar-benar menjadi korban tindak kriminal, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat Kepolisian di nomor 110.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa laporan palsu bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga dapat menciptakan ketakutan massal serta mengganggu upaya aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Rim SMSI Lahat)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Komisi III DPR: Gerebek Kampung Bahari Bukti Negara Tak Kalah Lawan Bandar

2 November 2026 - 10:26 WIB

Gebrakan Kapolda Metro: Kampung Bahari Dibersihkan dari Narkoba

1 November 2026 - 13:44 WIB

Kampung Bahari Digeruduk 1.800 Personel, 29 Orang & Senpi Disita

1 November 2026 - 11:23 WIB

Jakarta Siaga Macet, 1.249 Personel Lantas Diterjunkan Kawal 4 Titik Demo Panas Hari Ini

28 Oktober 2026 - 12:33 WIB

53 Titik Demo Membara Di Jakarta Hari Ini, Kapolda Metro Jaya Turun Perintah Keras: Wajib Humanis, Jangan Represif

28 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Evaluasi Antikorupsi di Pemkab Lahat Berakhir Bungkam: KPK dan Bupati Tak Bicara

28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Trending di News
error: Content is protected !!